BPPH LHK, Akan Laporkan Aktivitas Pembalakan Liar Bukit Betabuh, ke Kemenhut

BPPH LHK, Akan Laporkan Aktivitas Pembalakan Liar Bukit Betabuh, ke Kemenhut

Aktivitas Pembalakan Liar di Kawasan Hutan Lindung Bukit Betabuh, Menggunakan Alat Berat

TELUK KUANTAN, RANAHRIAU.COM - Aktivitas Pembalakan liar di Kawasan hutan lindung, Bukit Betabuh, Kecamatan Kuantan Mudik, yang baru-baru ini menjadi topik pembahasan yang cukup serius bagi masyarakat adat Lubuk Jambi, gajah tunggal, sepertinya akan berbuntut panjang hingga ke Kementerian Kehutanan (Kemenhut).

Tidak hanya masyarakat adat, Persoalan tersebut juga menjadi perhatian serius Pihak Gakkum dari Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BPPH LHK) Seksi Wilayah II Pekanbaru.

Safri Hendra, dari BPPH LHK Seksi Wilayah II Pekanbaru, ketika dikonfirmasi ranahriau.com Senin (5/8/2019) Kemarin, mengatakan bahwa Aktivitas Pembalakan Liar di kawasan hutan lindung Bukit Betabuh itu, Dalam waktu dekat ini akan kita laporkan ke Kemenhut.

Saat ini kata Safri, pihaknya tengah melengkapi berkas laporan yang akan diajukan ke Kementerian Kehutanan. "Ya, Saat ini kami tengah melengkapi berkas laporan yang akan diajukan kepada kementerian kehutanan, kita akan melaporkan sesuai dengan seperti apa kondisi terkini dilapangan yang dijumpai oleh masyarakat adat Lubuk Jambi beberapa hari yang lalu. Laporan tersebut Kita usahakan secepatnya akan diserahkan ke Kementerian Kehutanan", ucapnya mempertegas

"Kalau masih dijumpai adanya aktivitas pembalakan Liar tersebut dilokasi, kita akan mengambil tindakan tegas terhadap pelaku, Maupun pemodalnya", ujar Safri menambahkan

Dikatakan Safri, Sebelumnya kami sudah pernah membicarakan tentang persoalan Pembalakan Liar tersebut dengan ketua Majelis Kerapatan Adat (MKA), Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kuantan Singingi, Pebri Mahmud, Datuk malakewi. "Ketua MKA Kuansing tersebut sangat mendukung, atas dilaporkannya aktivitas ilegal logging tersebut ke Kemenhut, supaya Pembabatan hutan lindung Bukit betabuh dihentikan", ulasannya

Masih ditambahkan Safri, Setelah laporan tersebut diterima oleh Kemenhut nantinya, kita akan menunggu arahan selanjutnya dari Kemenhut. Ketika ditanya seperti apa tindakan yang akan dilakukan nantinya, Safri masih enggan menyebutkan. "Ya, tergantung arahan dari Kemenhut nanti seperti apa. Yang jelas kita laporkan dulu kondisi terkini ke Kemenhut", cetus Safri

Safri mengaku, bahwa dirinya sudah menerima dan mengumpulkan beberapa informasi, siapa saja yang terlibat. "Yang jelas kita laporkan dulu kondisi terkini ke Kemenhut". Pungkasnya

Editor : Eki Maidedi
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT :