Ada Suap Menyuap di TMMD Jatimulya Suradadi Tegal

Ada Suap Menyuap di TMMD Jatimulya Suradadi Tegal

Tegal – kebanyakan orang mengira, suap menyuap atau gratifikasi identik dengan pelanggaran tindak pidana yang salah satunya adalah korupsi. Namun di lokasi pembangunan TNI di Desa Jatimulya Kecamatan Suradadi Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, yang dimaksudkan adalah kebersamaan.

Tampak Serda Agus, anggota satgas TMMD dari Yonif 407 Padmakusuma sedang disuapi singkong rebus oleh Harto (65) warga RT. 01 RW. 02 Dukuh Sigerung Jatimulya, di titik akhir pekerjaan pengerasan jalan makadam sepanjang 1.668 meter. Senin (15/7/2019).

Pemandangan ini menjadi hal yang sangat humanis. Pasalnya, anggota TNI tersebut disuapi makanan seperti layaknya anak oleh bapaknya, saat tertangkap ponsel Kopda Joko Haryanto, rekan satu kesatuan Agus.

“Sungguh saya tak menyangka akan disuapi oleh Pak Harto, ini benar-benar membuat saya jadi terharu,” ujar Agus.

Walaupun TMMD baru berjalan 5 hari, namun kedekatan antara TNI dengan masyarakat setempat mulai terbina dalam setiap kesempatan. Termasuk waktu istirahat pekerjaan atau istirahat malam, digunakan para anggota Satgas untuk bersilaturahmi ke rumah-rumah warga, seperti instruksi Dansatgas TMMD, Letkol Inf. Richard Arnold Yeheskiel Sangari, SE.MM. (Rusg-Aan)
TNI Tegal Tularkan Semangat Gotong-royong Kepada Masyarakat Jatimulya Suradadi

Tegal – Tidak hanya mengerjakan pembangunan fisik dan non fisik saja yang dilakukan oleh anggota Satuan Tugas TMMD Reguler 105 Kodim 0712 Tegal, akan tetapi juga membangkitkan kembali semangat gotong-royong yang mulai luntur di tengah-tengah masyarakat.

Terlihat para anggota Satgas sedang membantu mendirikan layos/tratag di salah satu rumah warga desa sasaran pembangunan, Dukuh Sigerung Desa Jatimulya Kecamatan Suradadi Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, milik Harsoyo (37) security dan pengasuh TPQ Darul Amanah yang beralamatkan di RT/RW. 01, yang hendak melaksanakan hajatan sunatan anak kedua.

Diketahui, Harsoyo merupakan satu diantara puluhan warga setempat yang rumahnya ditempati 10 anggota Satgas TMMD sekaligus, sehingga dirinya disebut sebagai orang tua asuh Satgas.

Dikatakan Kopda Joko Haryanto, anggota Satgas dari Yonif 407 Padma Kusuma, yang ikut membantu membantu mendirikan layos, bahwa sesuai pembagian tugas saat apel pagi, dirinya bersama 6 anggota lainnya mendapat tugas untuk membantu warga tersebut sampai dengan selesai.

“Kami diperintahkan Danton Satgas TMMD untuk membantu warga yang akan mempunyai hajatan, karena ini juga merupakan operasi bakti TNI di lokasi TMMD,” ungkapnya, Minggu (14/7/2019).

Sementara itu Harsoyo mengaku sangat senang dan terbantu dengan tenaga baru dari TNI yang membantu warga setempat.

“Senang pak, karena biasanya butuh waktu 2 sampai 3 jam untuk mendirikan layos ini, namun hanya dalam 1 jam saja sudah bisa berdiri,” (Rus-Aan)

Editor : Abidah
Komentar Via Facebook :