Babinsa Ramil 02/KT & Masyarakat Keluhkan Stok Kayu Jalur Langkah

Babinsa Ramil 02/KT & Masyarakat Keluhkan Stok Kayu Jalur Langkah

TELUK KUANTAN, RanahRiau.com- Bukan hanya warga masyarakat saja yang prihatin akibat makin sulit mencari kayu jalur, Dinas Kehutanan Kuansing yang mengelola kawasan hutan juga ikut prihatin terkait stok kayu untuk bahan jalur yang kian menipis, sementara budaya dan tradisi besar masyarakat Kuansing ini harus dipertahankan sampai kapan pun.

Pasalnya boleh dikata, kayu-kayu berukuran besar mulai Meranti, Kruing, Balam, Kompe dan sebagainya kian tipis. Bahkan kayu-kayu jalur saat ini hanya berada dikawasan green belt, kawasan hutan lindung.

" Kita sangat prihatin sekali melihat kondisi yang ada sekarang ini, mungkin lima atau sepuluh tahun yang akan datang tradisi pacu jalur akan hilang, seiring langkanya kayu sebagai bahan membuat kayu jalur," ujar Babinsa ramil 02/kt sertu Teni maldes.

Menurutnya, untuk membuat sebuah jalur harus mendapatkan kayu yang cukup besar dan panjang, namun kondisinya kayu jalur telah mulai langka diperoleh oleh masyarakat sesuai dengan ukuran dan panjangnya.

 

Reporter : Eman Melayu

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :