Akibat Surat Sakti Kabid Pendidikan Kab Bengkalis

Waduhh.. Kontingen O2SN CABOR Renang Mandau Terancam Gagal Bertanding

Waduhh.. Kontingen O2SN CABOR Renang Mandau Terancam Gagal  Bertanding

Duri, RanahRiau.com- Panitia Seleksi Olimpiade Olah Raga Siswa-siswi (O2SN) Renang Kecamatan Mandau sudah melaksanakan kegiatan penilaianya pada tanggal 4 - 7 - 11 dan 13 Februari 2019 yang lalu untuk menjaring bibit-bibit unggulan dan berprestasi dalam Cabang Olah Raga Renang.


Dalam kegiatan tersebut juga sudah di lahirkan Duta-duta terbaik untuk mewakili Kecamatan Mandau, berdasarkan hasil penilaian yang sangat sportifitas dan propeaional dalam menetapkan sebagai pemang juara 1 yang akan mewakili Kecamatan untuk berlaga di tingkat Kabupaten Bengkalis.

Panitia seleksi sudah menetapkan Siswi kelas IV SDN 10 Mandau Lovely Quinsha sebagai juara 1 Renang Putri dan Eben Simanjuntak. Siswa SD Santoyosef sebagai juara 1 Putra Cabang Renang, yang di tanda tangani oleh Ketua Panitia, Andi Mulyono. S.Pd, Ketua K3S Rayon 1 Mandau, Mukmin. S.Pd. SD serta Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah Kecamatan Mandau, Alzikri. M.Si sebagai bukti telah di laksanakannya, kegiatan seleksi pertandingan para atlite tingkat pelajar Sekolah Dasar di Kota Duri untuk mewakili Kecamatan Mandau yang akan di perlombakan di tingkat Kabupaten Bengkalis dengan lokasi seleksi di Kolam Renang Stafan Water Boom Stadion Duri.

Dengan turunnya surat sakti dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis, tertanggal 27 Juni 2019 yang lalu, surat tersebut di kekuarkan oleh Kabid Pendidikan Kabupaten Bengkalis, akibat surat sakti tersebut yang mengharuskan juara 1 juara 2 dan 3 untuk harus di ikut sertakan dalam pertandingan kembali dalam seleksi O2SN di tingkat Kabupaten Bengkalis, hal inilah yang menimbulkan kekisruhan, keresahan dan kegaduhan antara panitia seleksi Kabupaten, para orang tua siswa, para pendamping atlite O2SN Cabor renang serta perwakilan Dinas Pendidikan.

Anehnya, ada apa Dengan Panitia Renang Kabupaten ini, ucap para orag tua siswa yang sudah dipastikan anaknya mewakili atlite renang Mandau, "Orang Tua Tidak Terima Laga Ulang"

Setidaknya ada beberapa orang tua yang anaknya sudah menang pada laga di Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FL2SN) Mandau menolak untuk dilakukan kembali tanding ulang bersama dengan juara 2 dan 3 tersebut.

Ricuh itu adu ketangkasan teori mulut, terjadi pada Senin (1/7) pagi di Kolam Renang Jalan Stadion Duri, Kelurahan Air Jamban Kecamatan Mandau, sempat menurunkan Korwilcam Pendidikan serta utusan Bengkalis alami gagal runding.

Lovely Quinsha dan Eben Simanjuntak keduanya sudah di nyatakan sebagai juara I Putri dan Putra yang berasal Kecamatan Mandau, dan di susul Siti Halimah Nauli dan Kevin Sebayang putra dan putri menjadi juara I namun mereka harus kembali berlaga dengan perenang yang sudah dikalahkan di moment sebelumnya.

"Ada apa dengan panitia, kok bertele-tele dengan harus mengulang kembali laga,"kata seorang dari orang tuanya siswa.

Setelah di tengahi oleh Korwicam Pendidikan Kecamatan Mandau, Drs. Nasrizal, kekisruhannya yang terjadi pada akhirnya diselesaikan dengan musyawarah mufakat, dan membuat berita acara serta di tanda tangani bersama yang isinya, juga tidak melanjutkan perlombaan seleksi atlite renang tingkat kabupaten di kolam Duri, karena para pihak tidak setuju untuk di perlombakan kembali juara 2 dan 3 dalam seleksi renang ini, para pihak tetep pada peraturan O2SN awal, hanya khusus juara 1 yang di perlombakan pada seleksi O2SN tingkat Kabupaten Cabang Renang, hal ini kesemuanya di kembalikan ke Dinas Pendidikan Kabupaten untuk mencari solusinya atas ke kisruhan ini, sesuai dengan kebijakan Korwilcam Mandau dalam menengahi kekisruhan yang terjadi pada atlite Cabor Renang Duri.

Reporter : Amir

 

 

 

 

Editor : RRMedia
Komentar Via Facebook :