Babat Alas Bambu Untuk JUT
Tega RanahRiau.com l-Kondisi Jalan Usaha Tani (JUT) yang ada di Desa Jatimulya, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal sangat tidak maksimal. Sebab area jalan sepanjang 2 Km itu kondisinya hanya jalan setapak.
Awam disebut jalan tikus, atau jalan setapak. Biasanya hanya mampu dilalui oleh pejalan kaki saja. Jalan selebar 1 meter itu kondisi badan jalannya juga masih tanah dengan sisi aliran irigasi. Dewasa musim kemarau ini, terlihat kering, karena debit air yang bisanya dari DAM tidak ada.
JUT yang seharusnya bisa untuk mobilisasi usaha pertanian itu masih belum diaspal. Selain hanya dilalui pengguna jalankaki kondisinya tanahnya masih labil. Ketika musim penghujan akan becek dan berlumpur. Belum ketika debitair bertambah, maka jalan akan tertup oleh genangan air irigasi yang lober.
Ketika musim kemarau,Irigasi di sisi JUT akan mengering. Sedangkan badan jalan akan terlihat tidak rata dan bergelombag.Keadaan ini sudah berlangsung sejak dahulu kala. Bahkan JUT itu masih perawan, karena belum tersentuh pembangunan.
“sejak dahulu jalan ini statusnya tanah warga. Terus dipergunakan warga sendiri untuk berangkat ke sawah.lama lama menjadi jaan ke ladang.Kini warga berencana menggunakannya untuk JUT, melalaui program TMMD ini, “ jeas Kepala Desa Jatimulya, Ahmad Zaeni, (Pendim).
,
42. Proses Pengaspalan Jalan Memasuki Tahap 2
Tegal- Jalan Poros Desa Jatimulya,Kecamatan Suradadi, Tegal mulai tahap ke 2. Yakni pelapisan jalan dengan pasir dan batuukuran kecil atau ½. Ini biasa digunakan untuk memperhalus jalan dan menutupi batu lapisan pertama.
Sebelumnya, pengerasan jalan dengan alat berat Bulldoser / Slender jalan. Jalan penghubung yang ada di Dusun Grogolan,desa setempat itu merupakan salah satu titik program TMMD 105 Kodim Tegal.
Usai melewati proses pemerataan material batu dan pasir, kini melalui tahapan selanjutnya. Sebelumnya kondisi jalan berbatu harus dipadatkan dengan Slender. Tujuannya, agar batu ukuran 3/5 yang menjadi dasaran bisa keras.
Proses slender nantinya akan mengeraskan permukaan jalan agar semakin bagus dan terlihat rapi. Kemudian, jalan akan kembali diaspal ulang, untuk mengeratkan material batu ukuran 2/3 .
“Tahap dua ini, usai diaspal ulang diberi batu dan pasir halus untuk finishing, “kata Peltu, Suwaji ketika dikonfirmasi dilokasi, Minggu (30/6). (Pendim).
43. Tahap 2, Material Mulai di Dropp
Tegal- Material pasir batu halusmulai dipersipakan untuk emmasuki tahap 2 pengaspalan di jalan Poros Desa Jatimulya,Kecamatan Suradadi, Tegal. Yakni pelapisan jalan dengan pasir dan batuukuran kecil atau ½. Ini biasa digunakan untuk memperhalus jalan dan menutupi batu lapisan pertama.
Sebelumnya, pengerasan jalan dengan alat berat Bulldoser / Slender jalan. Jalan penghubung yang ada di Dusun Grogolan,desa setempat itu merupakan salah satu titik program TMMD 105 Kodim Tegal.
Usai melewati proses pemerataan material batu dan pasir, kini melalui tahapan selanjutnya. Sebelumnya kondisi jalan berbatu harus dipadatkan dengan Slender. Tujuannya, agar batu ukuran 3/5 yang menjadi dasaran bisa keras.
Proses slender nantinya akan mengeraskan permukaan jalan agar semakin bagus dan terlihat rapi. Kemudian, jalan akan kembali diaspal ulang, untuk mengeratkan material batu ukuran 2/3 .
“Tahap dua ini, usai diaspal ulang diberi batu dan pasir halus untuk finishing, “kata Peltu, Suwaji ketika dikonfirmasi dilokasi, Minggu (30/6). (Pendim).


Komentar Via Facebook :