# SYAIR
-
Puisi tentang Kenangan: Jejak Bayang, Karya Aprilia Sari
Jejak Bayang Oleh: Putri Aprilia Sari Di antara bayang-bayang waktu Ada sosok yang takkan -
Puisi tentang Kehilangan: Surat untuk D, Karya Ikasari Mayar
Surat untuk D Oleh: Ikasari Mayar D, tahukah kau? Di antara ribuan bintang kau paling -
Puisi tentang Kehilangan: Surat untuk D, Karya Ikasari Mayar
Surat untuk D Oleh: Ikasari Mayar D, tahukah kau? Di antara ribuan bintang kau paling -
Puisi tentang Kesunyian: Sunyi, Karya Nisa
Sunyi Oleh: Nisa Sunyi yang mendalam Menghanyutkan jiwa ke dalam Kegelapan yang pekat Tidak -
Puisi tentang Luka: Puisi Mengobati Luka, Karya Hajriah RE
Puisi Mengobati Luka Oleh: Hajriah RE Semilir angin menerpa daun, luruh ke -
Puisi tentang Renungan: Satu Bintang, Tujuh Cahaya, Karya Syalmiah
Satu Bintang, Tujuh Cahaya Oleh: Syalmiah jalan Kenanga, rumah sederhana berdiri ia, arsitek -
Puisi tentang Kenangan: Sekelumit Kisah Pagi, Karya Dian Riasari
Sekelumit Kisah Pagi Oleh: Dian Riasari Pagi buta sebelum terang cahaya Matahari terbit di -
Puisi tentang Masa Silam: Gubuk Kehidupan, Karya Sufiah
Gubuk Kehidupan Oleh: Sufiah Malam lelap siang mencari makan Giat menanam padi dan sayur Demi -
Puisi tentang Cinta: Bermandikan Cinta, Karya Ikasari
Bermandikan Cinta Oleh: Ikasari Karena bermandikan cinta, seperti hujan mencumbu rekahan tanah -
Puisi tentang Puisi: Mengapa Aku Menulis, Karya Kingra
Mengapa Aku Menulis : untuk Asqalani yang bertanya di AIS Oleh: Kingra Karena debu ingatan







.jpg)



