# SYAIR
-
Puisi tentang Pendaki: Sepi Sebelum Pagi, karya Mar Marasabessy
Sepi Sebelum Pagi Oleh: Mar Marasabessy Malam patah sebelum sayap matahari -
Puisi tentang Janji: Ucap Setia, karya Elfa Manis
Ucap Setia Oleh: Elfa Manis Ketika hati keras dan kata tajam Raut wajahmu memerah -
Puisi tentang Puisi: Telaga Puisi, karya Lilis Setyawati
Telaga Puisi Oleh: Lilis Setyawati Di telaga puisi tersimpan segala rasa Untai kata dalam jiwa -
Puisi tentang Sekolah: Sarapan Pagi Bu Guru, karya Agus Styawati
Sarapan Pagi Bu Guru Oleh: Agus Styawati senin pagi dahinya bergelombang tantangannya tepat ke -
Tangis haru Abdul Wahid Saat Syair tentang dirinya Mendayu-dayu di Gedung LAMR
PEKANBARU, RANAHRIAU.COM- Lantai II Balairung Tenas Effendi, Balai Adat Lembaga Adat Melayu Riau -
Puisi tentang Anak: Hari Ini Kita Merdeka, Sayang, karya Rifah Choleso
Hari Ini Kita Merdeka, Sayang Oleh: Rif'ah Choleso Kemarilah, Sayang... Ibu -
Puisi tentang Cinta: Telur Ceplok Ibuku, karya Fianna Irennita
Telur Ceplok Ibuku Oleh: Fianna Irennita Telur ceplok, buatan ibuku Sarapan -
Puisi tentang Imaji: Perayaan Kata, karya Hermin
Perayaan Kata Oleh: Hermin kaugantung duka paling lara pada tangkai dan ranting -
Puisi tentang Penulis: Puisi, Bahagiaku, karya Imas Mulyati
Puisi, Bahagiaku Oleh: Imas Mulyati Aku terbang ke langit luas saat napas menjelma -
Puisi tentang Ayah: Bayang Senja, karya Joyce Arifin
Bayang Senja (Surat untuk Ayah) Oleh: Joyce Arifin Ayah, ketika senja datang perlahan,











