# SASTRA
-
Puisi tentang Rumah: Kembali Hidup, karya Zara Risanda
Kembali Hidup Oleh: Zara Risanda Tetes hujan menghantam atap serupa derap -
Puisi tentang Rumah: Jendela Waktu, karya Thatie Lisya
Jendela Waktu Oleh: Thatie Lisya Tebar pesona di langit atap Bergeming di setiap nada Atap -
Puisi tentang Keteguhan: Anjing Tunaikan Gonggongan, karya Esti Rusia
Anjing Tunaikan Gonggongan Oleh: Esti Rusia pada kamar itu; saksi dari segala yang -
Puisi tentang Kenangan: Jejak yang Tertinggal, karya Lilis Setyawati
Jejak yang Tertinggal Oleh: Lilis Setyawati Hembusan angin menerpa hati yang -
Puisi tentang Orang Kecil: Sarang Laba-laba, karya Harni Soe
Sarang Laba-laba Oleh: Harni Soe Lelaki itu tampak lelah Di samping masjid Dengan -
Puisi tentang Penulis: Sajak yang Diterpa Cerca
Sajak yang Diterpa Cerca Oleh: Imas Mulyati Kutata kata jauh di relung jiwa; sepanjang lorong -
Puisi tentang Tumbuhan: Teka teki rumput Teki karya Imas Mulyati
Teka teki Rumput Teki Oleh: Imas Mulyati Pada retak tanah kering yang diludahi -
Puisi tentang Gulma: Mantra dalam Gulma, karya Galuh Duti
Mantra dalam Gulma Oleh: Galuh Duti angin mengembus jatuh biji anting-anting di atas -
Puisi tentang Tumbuhan: Gulma Menua Bersama, karya Rakhmanoen
Gulma Menua Bersama Oleh: Rakhmanoen butiran air menempel di jajaran eliptis tumbuh berlimpah -
Puisi tentang Gulma: Putri Malu Mimosa, karya Lisma Tarianbutar
Putri Malu Mimosa Oleh: Lisma Tarianbutar Di taman berumput liar Kau tertunduk malu Warna







.jpeg)



