# SASTRA
-
Puisi tentang Amarah: Tantrum Gadis Kecil, Karya Rina Arlianti
Tantrum Gadis Kecil Oleh: Rina Arlianti Berguling-guling di lantai pasar Tangis amarah gadis -
Puisi tentang Kesedihan: Tatih Langkah, Karya Dhimas Pangeswara
Tatih Langkah Oleh: Dhimas Pangeswara 1998/ kusimak ucapan dan berbagai -
Diagnosa Penyakit diangkat Menjadi Dua Sajak Terkait
RANAHRIAU. COM- Berbagai pergumulan hidup sering diangkat (baca :terinspirasi !) menjadi sebuah -
Puisi tentang Amarah: Bom Waktu, Karya Endang Ary Hs
Bom Waktu Oleh: Endang Ary Hs Terpaku, aku di malam buta sendiri di tengah amarah yang -
Puisi tentang Amarah: Kobaran Api Amarah, Karya Sherly Aisyiyah Gusyani
Kobaran Api Amarah Oleh: Sherly Aisyiyah Gusyani Detak jantung berdenyut cepat, bagai dram yang -
Puisi tentang Ayah: Jaga Ayah Selalu Sehat, Tuhan Karya Husin Sutanto
Jaga Ayah Selalu Sehat, Tuhan Oleh: Husin Sutanto Bila kebanyakan pria melukiskan cinta dengan -
Puisi tentang Maaf: Sebentuk Maaf, Karya Levi S
Sebentuk Maaf Oleh: Levi S Seonggok daging kemerahan yang bersemayam di rongga -
Puisi tentang Pengakuan: Gelora Pusaka Aksara, Karya Bung G
Gelora Pusaka Aksara Oleh: Bung G bumi tak selamanya berputar matahari tak selamanya terbit -
Puisi tentang Afirmasi: Jika Kau, Karya Setiabasa
Jika Kau Oleh: Setiabasa Jika kau bisa berdiri saat badai menerjang Tetap teguh walau dunia -
Puisi tentang Semesta: 55 Cancri e, Karya Zainul Dzakwan Arabi
55 Cancri e Oleh: Zainul Dzakwan Arabi Mata yang kau kira Bukan bulat Bintang yang kau











