# PROSA
-
Puisi tentang Hakikat: Sang Lisanul Hikmah dan Debu di Pinggiran Bandung, Karya St. Alifatul Luthfiy
Sang Lisanul Hikmah dan Debu di Pinggiran Bandung Oleh: St. Alifatul Luthfiyah Matahari -
Puisi tentang Asa: Asaku Berbalut Mimpi, Karya Joyce Arifin
Asaku Berbalut Mimpi Oleh: Joyce Arifin dulu, kenangan membawaku meniti waktu, mundur -
Puisi tentang Emosi: Ruang Puisi, Karya Yuhe
Ruang Puisi Oleh: Yuhe Aku dibilang kepala batu, pembakang Aku dibuli, diviralkan -
Puisi tentang Harapan: Keputusasaan, karya Adrian Maulana
Keputusasaan Oleh: Adrian Maulana Aku dan mentari bangkit dari ketiadaan sementara Untuk -
Puisi tentang Kehilangan: Nasihat yang Tak Pernah Dilihat, Karya Kia Roe
Nasihat yang Tak Pernah Dilihat Oleh: Kia Roe Jika, Ilmi tak lagi berfungsi Jasa tiada -
Puisi tentang Puisi: Mutiara yang Nyata, Karya Airsita
Mutiara yang Nyata Oleh: Airsita Mutiara ilmu bagai sumber mata air yang jernih. Aku dahaga -
Puisi tentang Pengakuan: Mimpi Seorang Penyair, Karya Aditya PR
Mimpi Seorang Penyair Oleh: Aditya PR Sunyinya malam, menemaniku dalam mengisi goresan-goresan -
Puisi tentang Elemen: Air, karya Sufiah
Air Oleh: Sufiah Senyawa yang memberi nyawa Pada semua kehidupan Oksigen dan atom -
Puisi tentang Diri Sendiri: Garwo, Karya Galuh Duti
Garwo Oleh: Galuh Duti aku masih sama punya nama pena dan larik-larik seperti jendela -
Puisi tentang Udara: Udara, Karya Nina Afandi
Udara Oleh: Nina Afandi Jadilah atmosfer yang selalu menjaga bumi Jadilah Atmosfer yang selalu
.jpg)


.jpeg)







