# ASQA
-
Puisi tentang Puisi: Mutiara yang Nyata, Karya Airsita
Mutiara yang Nyata Oleh: Airsita Mutiara ilmu bagai sumber mata air yang jernih. Aku dahaga -
Puisi tentang Udara: Udara, Karya Nina Afandi
Udara Oleh: Nina Afandi Jadilah atmosfer yang selalu menjaga bumi Jadilah Atmosfer yang selalu -
Puisi tentang Tekanan Hidup: Rindu Suara, Karya Pak Tyqnue Azbynt
Rindu Suara Oleh: Pak Tyqnue Azbynt Surat cinta BRI memacu darah tinggiku kambuh -
Puisi tentang Bencana Alam: Gelombang Api, Karya Hajriah RE
Gelombang Api Oleh: Hajriah RE Mimpi buruk menghantui Embusan angin hantarkan -
Puisi tentang Waktu: Rayuan Senja, Karya Ratna Asiawati
Rayuan Senja Oleh: Ratna Asiawati setahun telah terlewati beribu peristiwa terjadi semua -
Puisi tentang Kesadaran: Sampah Sayur Busuk, Karya Joyce Arifin
Sampah Sayur Busuk Oleh: Joyce Arifin. angin membawa bau sampah busuk lalat riang -
Puisi tentang Pikiran: Bayang Kelam, Karya Himma
Bayang Kelam Oleh: Himma Di balik malam tak bersuara, luka tak pernah -
Puisi tentang Bersyukur: Maggot, Karya Hajriah RE
Maggot Oleh: Hajriah RE Aroma busuk menyengat, sesak napas dirasa Sampah buah dan sayur -
Puisi tentang Kenangan: Minah, Karya Joyce Arifin
Minah Oleh: Joyce Arifin minah, dulu, di pematang ini kita berlari mengejar -
Puisi tentang Perpisahan: Akhir Pertemuan, Karya Lisma Tarianbutar
Akhir Pertemuan Oleh: Lisma Tarianbutar Tiga tahun bersama bergumul dengan rumus dan






.jpg)




