# ASQ
-
Puisi tentang Kehilangan: Surat untuk D, Karya Ikasari Mayar
Surat untuk D Oleh: Ikasari Mayar D, tahukah kau? Di antara ribuan bintang kau paling -
Puisi tentang Cinta: Halu, Karya Salwa Khairunnisa
Halu Oleh: Salwa Khairunnisa Bayangan itu menari di pelupuk mata, hadir tanpa -
Puisi tentang Kesunyian: Sunyi, Karya Nisa
Sunyi Oleh: Nisa Sunyi yang mendalam Menghanyutkan jiwa ke dalam Kegelapan yang pekat Tidak -
Puisi tentang Keindahan: Melodi Kata, Karya Meysi Annisa Putri
Melodi Kata Oleh: Meysi Anisa Putri Dalam hening malam yang sunyi Kata-kata menari -
Puisi tentang Luka: Puisi Mengobati Luka, Karya Hajriah RE
Puisi Mengobati Luka Oleh: Hajriah RE Semilir angin menerpa daun, luruh ke -
Puisi tentang Renungan: Satu Bintang, Tujuh Cahaya, Karya Syalmiah
Satu Bintang, Tujuh Cahaya Oleh: Syalmiah jalan Kenanga, rumah sederhana berdiri ia, arsitek -
Puisi tentang Kenangan: Sekelumit Kisah Pagi, Karya Dian Riasari
Sekelumit Kisah Pagi Oleh: Dian Riasari Pagi buta sebelum terang cahaya Matahari terbit di -
Puisi tentang Hakikat: Sang Lisanul Hikmah dan Debu di Pinggiran Bandung, Karya St. Alifatul Luthfiy
Sang Lisanul Hikmah dan Debu di Pinggiran Bandung Oleh: St. Alifatul Luthfiyah Matahari -
Puisi tentang Kehilangan: Nasihat yang Tak Pernah Dilihat, Karya Kia Roe
Nasihat yang Tak Pernah Dilihat Oleh: Kia Roe Jika, Ilmi tak lagi berfungsi Jasa tiada -
Puisi tentang Puisi: Mutiara yang Nyata, Karya Airsita
Mutiara yang Nyata Oleh: Airsita Mutiara ilmu bagai sumber mata air yang jernih. Aku dahaga







.jpg)



