Tak Berkutik! 5 Kupu-kupu Malam Kena Jaring Operasi Senyap Satpol PP Kuansing

Tak Berkutik! 5 Kupu-kupu Malam Kena Jaring Operasi Senyap Satpol PP Kuansing

KUANSING, RANAHRIAU.COM - Perang terhadap penyakit masyarakat (Pekat) di Kuantan Singingi makin serius. Jika sebelumnya fokus di sekitar komplek perkantoran Pemda, kini sasarannya diperluas hingga ke pelosok kecamatan.

Terbukti, Kamis malam (13/8/2026), tim gabungan Satpol PP Kuansing menggelar razia senyap di kawasan Sungai Lintang, Kecamatan Sentajo Raya. Tiga warung remang-remang yang mangkal di KM 8 dan KM 10 jadi target utama penyisiran.

Operasi dipimpin langsung Kasatpol PP Kuansing, Rio Kasyterwandra, S.Sos., turun bersama Camat Sentajo Raya, Wandi, SP.

Di lapangan, petugas mendapati beberapa tempat hiburan masih nekat buka. Salah satunya kafe milik pengelola berinisial R di kawasan KM 10.

Dari lokasi itu, petugas mengamankan lima perempuan yang diduga berprofesi sebagai LC atau wanita penghibur, beserta sejumlah pengunjung yang berada di dalam kafe. Kelimanya langsung digelandang ke Kantor Satpol PP Kuansing untuk didata dan dimintai keterangan lebih lanjut.

Kasatpol PP Kuansing, Rio Kasyterwandra menegaskan, ini baru permulaan. Razia Pekat tidak akan berhenti di satu titik saja.

"Tidak hanya di sekitar kantor Pemda. Seluruh kecamatan di Kuansing akan kami sikat. Kalau masih ada aktivitas Pekat, akan kami tindak tegas sesuai Perda dan proses hukum," tegasnya.

Pernyataan ini jadi sinyal jelas perubahan strategi. Satpol PP tidak lagi pasif menunggu laporan warga, tapi mulai aktif menyisir langsung lokasi-lokasi yang dicurigai jadi sarang Pekat.

Namun, mengamankan lima wanita saja jelas belum cukup. Yang ditunggu publik sekarang adalah konsistensi. Jangan sampai pola lama terulang, hari ini ditertibkan, besok buka lagi dengan kedok baru.

Karena itu, razia harus dibarengi dengan pengawasan berkelanjutan, audit izin usaha, hingga sanksi berat bagi pengelola yang membandel.

Selama ini, keberadaan warung remang-remang memang jadi sumber keresahan warga. Jika dibiarkan, ini bukan lagi soal ketertiban, tapi sudah menyentuh keresahan sosial.

Satpol PP memastikan patroli akan terus digencarkan ke semua wilayah. Kini bola ada di pemerintah. Bukan soal seberapa sering razia digelar, tapi seberapa berani dan konsisten menindak sampai tuntas.

Editor : Eki Maidedi
Sumber : Satpol-PP Kuansing
Komentar Via Facebook :