Salehuddin, Legislator PKS yang Konsisten Mengawal Aspirasi Infrastruktur Pelalawan
Bagi Salehuddin, A.Md.Pi, menjadi anggota DPRD bukan sekadar menjalankan fungsi legislasi, melainkan memastikan setiap suara masyarakat sampai ke pengambil kebijakan
Komitmen Salehuddin, dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat kembali terlihat. Anggota DPRD Kabupaten Pelalawan sekaligus Ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Pelalawan itu memanfaatkan forum pertemuan Fraksi PKS se-Riau bersama Ketua Fraksi PKS DPR RI untuk menyuarakan percepatan pembangunan Jalan Lintas Bono dan Jalan Lingkar Pulau Mendol yang selama ini menjadi harapan masyarakat.
PANGKALAN KERINCI, RANAHRIAU.COM- Nama Salehuddin, A.Md.Pi, semakin dikenal sebagai salah satu anggota DPRD Kabupaten Pelalawan yang aktif memperjuangkan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya pembangunan infrastruktur. Sebagai Ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Pelalawan, ia konsisten membawa berbagai persoalan daerah ke forum-forum strategis agar mendapat perhatian pemerintah.
Komitmen tersebut kembali terlihat saat Salehuddin menghadiri pertemuan Fraksi PKS DPRD Provinsi Riau bersama Ketua Fraksi PKS DPR RI, Dr. H. Abdul Kharis Almasyhari, S.E., M.Si. Dalam forum itu, Salehuddin secara langsung menyampaikan aspirasi masyarakat mengenai kondisi Jalan Lintas Bono dan Jalan Lingkar Pulau Mendol yang hingga kini masih banyak mengalami kerusakan.
Menurut Salehuddin, infrastruktur jalan bukan sekadar proyek pembangunan, tetapi menjadi urat nadi kehidupan masyarakat. Jalan yang layak menentukan kelancaran akses pendidikan, pelayanan kesehatan, distribusi hasil pertanian, hingga pertumbuhan ekonomi daerah.
Ia menyoroti kondisi Jalan Lintas Bono yang menghubungkan Kecamatan Bunut hingga Sibekek sepanjang sekitar 60 kilometer. Menurutnya, ruas jalan tersebut masih membutuhkan penimbunan agar dapat dilalui kendaraan roda empat.
"Kondisi jalan yang rusak membuat masyarakat sangat kesulitan. Bahkan ambulans tidak dapat melintas sehingga pasien terpaksa dibawa menggunakan sepeda motor. Ini persoalan kemanusiaan yang harus segera mendapat perhatian," ujar Salehuddin.
Selain itu, ia juga memperjuangkan percepatan pembangunan Jalan Lingkar Pulau Mendol. Kawasan tersebut dikenal sebagai salah satu sentra produksi beras terbesar di Provinsi Riau dengan hamparan sawah sekitar 6.000 hektare. Namun, keterbatasan infrastruktur masih menjadi hambatan bagi petani dalam mengangkut hasil panen menuju pelabuhan maupun pasar.
Salehuddin menilai pembangunan jalan di Pulau Mendol akan memberikan dampak besar terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, ia mengusulkan agar pemerintah pusat mendukung program penimbunan jalan menggunakan material quarry waste yang dinilai lebih cepat, efisien, dan sesuai dengan karakteristik tanah di wilayah tersebut.
Sebagai legislator, Salehuddin dikenal aktif menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Ia kerap turun ke lapangan untuk melihat kondisi yang dihadapi warga sebelum membawa persoalan tersebut ke pembahasan di DPRD maupun kepada pemerintah.
Baginya, keberadaan wakil rakyat harus benar-benar menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah. Setiap keluhan warga harus diperjuangkan agar dapat diwujudkan menjadi kebijakan maupun program pembangunan.
Respons positif yang diberikan Ketua Fraksi PKS DPR RI terhadap usulan tersebut menjadi harapan baru bagi masyarakat Pelalawan. Aspirasi itu akan diteruskan kepada anggota DPR RI Fraksi PKS di berbagai komisi agar dapat diperjuangkan sesuai bidang kewenangan masing-masing.
Bagi Salehuddin, perjuangan membangun Jalan Lintas Bono dan Jalan Lingkar Pulau Mendol merupakan bagian dari ikhtiar menghadirkan keadilan pembangunan di Kabupaten Pelalawan. Ia berharap dukungan pemerintah pusat dapat mempercepat realisasi pembangunan sehingga masyarakat memperoleh akses transportasi yang lebih aman, pelayanan publik yang lebih baik, dan kesempatan ekonomi yang semakin luas.


Komentar Via Facebook :